Tampilkan postingan dengan label When the story goes (very) wrong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label When the story goes (very) wrong. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Mei 2011

Ungkapkan dengan Kata, Lakukan dengan Perbuatan

Jember, 5 Maret 2008
Kemaren waktu lagi les, saya tertarik dengan apa yang disampaikan oleh Bu tutor. Bahwa sekarang ini orang Indonesia lebih mencintai bahasa asing daripada bahasanya sendiri. Kalau dipikir-pikir memang ada benarnya. Masih kata sang tutor, bahasa sms saja untuk menyatakan kecintaan, kita akan nulis ILU sebagai kependekan dari I Love yoU. Mana ada yang pake ACK yang dalam bahasa Indonesia yang maknanya nyaris sama (Aq Cinta Kepadamu), kalau bahasa Indonesia saja kayak begitu, nasib yang lebih buruk menimpa bahasa daerah. Karena saya hanya mengerti bahasa daerah jawa, mana ada yang bilang ATMS (Aku Tresno Marang Sliramu)di sms buat pujaan atau kekasih?. Terlalu panjang, nggak universal, nggak gaul, nggak keren dan sederet nggak-nggak yang lain.

Rabu, 11 November 2009

Aku bukan Pengintip!

Jember, 4 Maret 2008

Jika marah tunjukkan kemarahanmu
Jika kau gembira tunjukkan kegembiraanmu
Tapi jika kau malu jangan tunjukkan ke....anmu



Pernah suatu kali, ketika melintasi jalanan di sekitar kampus (yang ngakunya) perjuangan ini. Saya melihat sepertinya ada orang yang membuang hajat (air kecil) di tepi jalan. Dalam hati kecil saya berkata ah itu wajar saja. Tukang becak, mungkin karena rumahnya terlalu jauh dari lingkungan kampus dan ia tidak punya kenalan untuk sekedar mampir meminjam toilet. Saya pun meneruskan perjalanan tak jauh dari tempat tukang becak tadi. Tiba-tiba seorang mas-mas dari arah berlawanan mengendarai sebuah motor bebek matic juga berhenti dan berlari menuju semak-semak.